Kimia Medisinal 13
Kelarutan merupakan salah satu parameter penting untuk mencapai konsentrasi obat yang diinginkan dalam sirkulasi sistemik untuk mencapai kebutuhan respon farmakologis. Kelarutan yang rendah adalah masalah utama yang dihadapi pada pengembangan obat baru. Suatu zat yang memiliki kelarutan rendah akan lebih lambat diserap, menyebabkan rendahnya bioavabilitas obat dalam tubuh dan juga akan mempengaruhi efek farmakologinya. Terdapat senyawa baru yang dikembangkan di industri farmasi praktis tidak larut air. Oleh karena itu zat aktif yang memiliki kelarutan rendah dibutuhkan suatu modifikasi agar pengobatan pasien menjadi lebih efisien, tetapi tetap dengan harga yang ekonomis, contohnya untuk obat yang memiliki kelarutan rendah dibuat dalam modifikasi kristal menggunakan teknik kokristalisasi. Produk teknik kokristalisasi disebut kokristal yang terdiri dari dua komponen, yakni zat aktif dan koformer (pembentuk kokristal) yang pada umumnya berada pada posisi netral https://yo...